Forum Perpustakaan

Digital Library

Berita Terkini


Pelatihan Lanjutan Pengolahan Bahan Pustaka Bagi Tenaga Teknis Perpustakaan IPDN Kampus Pusat dan Daerah

posted Jun 19, 2014, 7:24 PM by Welly Sanjaya

Perpustakaan merupakan jantung bagi kehidupan akademik Perguruan Tinggi, karena dengan adanya perpustakaan dapat diperoleh data atau informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan. Pengolahan bahan pustaka merupakan salah satu kegiatan pokok dalam rangkaian kegiatan perpustakaan. Kegiatan pengolahan bahan pustaka memungkinkan koleksi perpustakaan tertata secara sistematis dan dapat ditemukan kembali secara efisien. Perpustakaan IPDN saat ini sedang gencar-gencarnya menerapkan perkembangan pengolahan, layanan, serta koleksi perpustakaan baik fisik maupun elektronik, mengikuti tanggung jawab perpustakaan pusat yang bertambah dikarenakan Perpustakaan Fakultas dan kampus daerah (Kampus Cilandak, Bukitinggi, NTB, Manado, Pekanbaru, Makasar, Papua, Kalbar). Tentunya Pada implementasi tupoksi banyak hal yang perlu disiapkan diantaranya kemampuan pustakawan atau staff dalam mengolah buku dan koleksi digital, efektifitas aplikasi E-Library, kerjasama tim yang saling berkesinambungan antara perpustakaan pusat dan daerah, serta masukan-masukan dari perpustakaan dan ahli-ahli yang sudah berpengalaman.

Sehubungan dengan pengembangan tersebut, pada Hari Senin s.d Selasa Tanggal 12 s.d 13 Mei 2014, Perpustakaan IPDN Jatinangor mengadakan kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Lanjutan Pengolahan Bahan Pustaka Bagi Tenaga Teknis Perpustakaan IPDN Kampus Pusat dan Daerah” sebagai tindak lanjut pengembangan  e-library di Kampus IPDN. Acara ini diikuti oleh seluruh staf dan Pimpinan Perpustakaan IPDN Kampus Daerah (Cilandak, Bukitinggi, NTB, Manado, Pekanbaru, Makasar, Papua, Kalbar), Perpustakaan fakultas dan perwakilan dari mahasiswa Fikom UNPAD. Pada kegiatan pelatihan ini panitia mengundang narasumber dari berbagai lembaga diantaranya Universitas Pendidikan Indonesia, Perpustakaan ITB, Perpustakaan Nasional serta para vendor aplikasi dan koleksi digital yang dilanggan oleh IPDN.

Acara dibuka secara resmi oleh Pembantu Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si yang sekaligus memberikan sambutan. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan seperti ini sangat penting sebagai upaya pengembangan perpustakaan khususnya di IPDN, mengingat peran penting perpustakaan di perguruan tinggi, perpustakaan haruslah memudahkan para pemustakanya dalam mengakses koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan. Beliau juga menyampaikan kedepannya perpustakaan IPDN Jatinangor akan dikembangkan secara fisik mulai Tahun Anggaran 2015. Sebelum realisasi pembangunan tersebut, maka perlu dikembangkan terlebih dahulu SDM perpustakaannya. Oleh karena itu, acara ini dipandang penting untuk diselenggarakan.

Setelah pembukaan sekaligus sambutan dari Pembantu Rektor I Bidang Akademik IPDN, acara dialnjutkan dengan penyerahan pelakat yang disampaikan langsung oleh Pembantu Rektor I Bidang Akademik kepada narasumber, diikuti dengan penyerahan penghargaan dan hadiah kepada Perpustakaan IPDN kampus daerah yang telah menginput data base buku cetak terbaik ke dalam katalog e-Library Tahun 2014 sesuai prestasi dan urutan sebagai berikut:

1.    Juara Pertama, Perpustakaan IPDN Kampus Sumatra Barat
2.    Juara Kedua,  Perpustakaan IPDN Kampus Sulawesi Selatan
3.    Juara Ketiga, Perpustakaan IPDN Kampus Kalimantan Barat
4.    Juara Keempat, Perpustakaan IPDN Kampus Riau
5.    Juara Kelima, Perpustakaan IPDN Kampus Papua
6.    Juara Keenam, Perpustakaan IPDN Kampus NTB
7.    Juara Ketujuh, Perpustakaan IPDN Kampus Sulawesi Utara

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan yang disampaikan oleh Ibu Susanti Agustina, S.Sos, M.I.Kom dari Universitas Pendidikan Indonesia dengan tema Motivasi Berbasis Terapi Qisah untuk Pembinaan Karakter Pustakawan Dalam Meningkatkan Pelayanan Prima Bagi Pemustaka. ada paparannya beliau menyampaikan motivasi-motivasi yang harus dimiliki tenaga teknis perpustakaan. Menjadi tenaga teknis perpustakaan harus mempunyai personaliti yang baik, kompetensi yaitu menyelesaikan pekerjaan berdasarkan atribusi diri dan harus mampu berkomunikasi secara efektif. Paparan kedua disampaikan oleh Ibu Dra. Lenny Fatimah, M.Si dari Institut Teknologi Bandung yang memberikan paparan yang bertajuk Pengolahan Bahan Pustaka, beliau menjelaskan kepada peserta dimana pada proses pengolahan bahan pustaka dibagi kedalam empat bagian yaitu: inventarisasi (pemeriksaan bahan pustaka, pengelompokkan berdasarkan bidang/judul, pengecapan minimal 3, pencatatan ke buku induk); klasifikasi berdasarkan DDC; katalogisasi; dan shelving (berdasarkan jenis dan sandi pustaka).

Pemaparan ketiga yang dilaksanakan pada hari kedua kegiatan disampaikan oleh Ibu Lilies Fardhiyah, S.Sos., MP dari Perpustakaan Nasional yang memberikan penjelasan lanjutan mengenai pengolahan bahan pustaka serta praktik klasifikasi DDC bahan pustaka, dimana seluruh peserta bisa mengerti dan langsung mengaplikasikan materi. Acara kemudian dilanjutkan dengan praktik penggunaan aplikasi antiplagiarisme dan koleksi digital yang telah dilanggan oleh perpustakaan IPDN, dikesempatan kali ini peserta dipandu langsung oleh para ahli dari vendor-vendor penyedia layanan aplikasi dan koleksi digital Perpustakaan IPDN diantaranya: Turnitin, EBSCO dan Proquest. Acara ditutup pada tanggal 13 Mei 2014 pukul 15.10 WIB oleh Kepala Unit Perpustakaan IPDN Jatinangor Dra. Gatiningsih, MT, beliau menyampaikan semoga kegiatan ini dapat memberi tambahan pengetahuan dan diterapkan dalam mengolah bahan pustaka di perpustakaan kampus pusat dan daerah sehingga praja dan civitas akademik IPDN dapat memperoleh pelayanan yang sama dalam mengakses bahan pustaka.





Benchmarking & Short Course Perpustakaan IPDN ke Perpustakaan Universitas Gadjahmada dan Universitas Negeri Yogyakarta

posted Dec 23, 2013, 8:32 PM by Welly Sanjaya   [ updated Dec 23, 2013, 8:46 PM ]

Dalam rangka mendukung pengembangan repository dan e-Library di IPDN serta pemanfaatan koleksi digital yang terintegrasi antara Kampus Pusat (Jatinangor dan Cilandak) serta Kampus di Daerah : Bukittinggi, Pekanbaru, Makassar, Manado, Pontianak, Mataram dan Jayapura. Perpustakaan IPDN membutuhkan model pengelolaan Repository dan e-Library yang efektif. Oleh karena itu pada hari Kamis, Jum’at dan Sabtu tanggal 12 sd. 14 Desember 2013 Perpustakaan IPDN Cilandak bekerja sama dengan Perpustakaan IPDN Jatinangor dan Ikatan Pustakawan Indonesia Jawa Barat melaksanakan kunjungan ke kampus Universitas Gadjahmada dan Universitas Negeri Yogyakar. Maksud dan tujuan kunjungan Tim IPDN ke UGM dan UNY secara umum adalah untuk mempelajari model pengelolaan repository dan e-Library yang diterapkan di Kampus UGM dan UNY. hal tersebut dikarenakan perpustakaan UGM dan UNDIP adalah perpustakaan institusi yang sudah mengembangkan e-Library dan library repository.

Pada kesempatan kali ini Tim IPDN yang terdiri dari: Perpustakaan Cilandak, Perpustakaan Jatinangor, Perpustakaan IPDN daerah, Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi IPDN serta para calon pustakawan yang sedang mengikuti diklat didampingi langsung oleh Bapak Wakil Rektor IPDN Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MS. Pada pembukaannya beliau menyampaikan rasa terimakasihnya atas kesediaan dan sambutan yang hangat dari pihak UGM dan UNY. Beliau juga menyampaikan pada saat ini IPDN sudah memiliki tujuh kampus daerah diantaranya: Riau, Bukitinggi, Mataram, Pontianak, Manado, Makasar, Papua, dan pada tahun 2014 akan bertambah tiga kampus diantaranya: Malang, Kalimantan Selatan dan Aceh yang masing-masing kampus tersebut memiliki Perpustakaan sendiri dan belum memiliki fungsional pustakawan yang cukup, seperti kita tau bahwa kualitas perguruan tinggi dinilai dari kualitas perpustakaannya, dan pustakawan adalah ujung tombak dari kesuksesan sebuah perpustakaan. Oleh karena itu Bapak Wakil rektor IPDN sangat bersemangat untuk mendampingi Tim IPDN dan para calon pustakawan IPDN untk menimba ilmu bersama di Yogyakarta.

Agenda pertama Benchmarking dan Short Course Perpustakaan IPDN adalah berkunjung ke perpustakaan UGM, Dengan diikuti sebanyak 45 orang dari Tim IPDN diterima oleh Kepala Perpustakaan UGM Ibu Dra. Nawang Purwanti, M.Lib. yang bersedia hadir dan menyambut Tim IPDN dengan hangat. Acara ini dipandu langsung oleh Ketua Forum Pustakawan UGM Lilik K. Uswah, SE., M.Si yang berlangsung cukup santai, diakhiri dengan penyerahan kenang–kenangan baik dari pihak UGM maupun IPDN. Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan oleh Kabid Data Base dan Jaringan Perpustakaan UGM Bapak Arif Surachman, S.I.P., M.B.A. yang bertajuk Pengembangan Repository Institusi dan yang kedua disampaikan oleh staff Data Base dan Jaringan Perpustakaan UGM Bapak Ide Yunianto yang bertajuk Webometric. Setelah pemaparan selanjutnya dilakukan library visiting yang didampingi beberapa staf Perpustakaan Universitas Gadjah Mada.

Agenda kedua Tim Perpustakaan IPDN berkunjung ke Perpustakaan Universitas UNY, rombongan diterima Kepala Perpustakaan UNY Bapak Sukarjono, S.Sos pada kesempatan kali ini beliau menyampaikan rasa bangganya atas kunjungan IPDN, dimana semua pihak baik IPDN maupun UNY bisa belajar bersama tentang pengelolaan perpustakaan di sebuah institusi. Pembukaan diakhiri dengan penyerahan kenang–kenangan baik dari pihak UNY maupun IPDN dan dilanjutkan presentasi oleh Pustakawan Madya UNY Bapak Sofyan Riyanto, MA yang bertajuk e-Library. Setelah pemaparan selanjutnya dilakukan library visiting yang didampingi beberapa staf Perpustakaan Universitas Negeri Yogyakarta. Semoga dengan diselenggarakannya benchmarkin dan shortcous ini bisa menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan dapat menjadi bagian dari usaha IPDN untuk memajukan Perpustakaannya baik Pusat maupun daerah.


Bedah Buku Pengantar Ekologi Pemerintahan dan SIM Pemerintahan

posted Oct 28, 2013, 11:31 PM by Welly Sanjaya   [ updated Oct 29, 2013, 1:19 AM ]

Dalam rangka mendukung perkuliahan dan menambah wawasan civitas akademika IPDN, Unit Perpustakaan IPDN Kampus Jatinangor bekerja sama dengan IPDN Press menyelenggarakan kegiatan bedah buku karya Prof. Sadu Wasistiono, MS yang berjudul “Pengantar Ekologi Pemerintahan” dan buku karya Dr. Ir. Etin Indrayani, MT dan Dra. Gatiningsih, MT “SIM Pemerintahan”. Acara yang diselenggarakan pada Tanggal 22 Oktober 2013 bertempat di ruang Graha Wyata IPDN ini menghadirkan ketiga narasumber yaitu para penulis buku, selain itu panitia juga mengundang pembedah dari berbagai instansi pendidikan dan pemerintahan diantaranya: Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, M.Si (UI), Prof. Dr. Muh Nur Sadik, MPM (LAN RI Jakarta), Mudiyati Rahmatunnisa, MA., PhD (UNPAD), Dwiyanto, SSTP, M.Si (Pemkab Sragen), Ir. H. Dahyar Daraba, M.Si (Direktur IPDN Sulsel) dan Dr. Drs. H. Ismail Nurdin, M.Si (Direktur IPDN Sumbar). Acara bedah buku ini juga diikuti oleh seluruh kampus daerah IPDN: Cilandak Jakarta, Bukittinggi, Pekanbaru, Makassar, Manado, Pontianak, Mataram dan Jayapura melalui fasilitas video conference.

Acara bedah buku ini dibuka langsung oleh Bapak Wakil Rektor IPDN Prof. Dr. Sadu Wasistiono, MS. Beliau menyampaikan bahwa acara bedah buku ini merupakan realisasi dari salah satu TUSI perpustakaan yakni mendokumentasikan dan menyebarluaskan informasi tentang perkembangan ilmu pemerintahan dan penerapanya dengan memanfaatkan kemampuan teknologi informasi. Selain itu acara  bedah buku ini juga dapat menjadi salah satu upaya perpustakaan dalam menciptakan budaya ilmiah yang melibatkan banyak pihak antara lain penulis buku, pembedah buku, dosen, praja dan mahasiswa. Melalui acara bedah buku ini diharapkan seluruh peserta dapat mengetahui isi buku secara cepat karena bertemu langsung dengan penulisnya dan dapat mengikuti perkembangan ilmu jika buku tersebut berisikan perkembangan ilmu khususnya ilmu pemerintahan. Bagi penulis buku kegiatan ini juga merupakan jendela untuk dapat melihat bagaimana ahli-ahli lain memahami dan memberikan penilaian terhadap isi buku. Harapan beliau dengan diselenggarakannya acara bedah buku ini semoga dapat memberikan masukan pengetahuan yang baru terhadap perkembangan ilmu pemerintahan demi terbentuknya budaya ilmiah yang subur di bumi IPDN.
 
Setelah pembukaan oleh Bapak Wakil Rektor IPDN, acara dilanjutkan pada sesi pertama bedah buku yaitu buku “Pengantar Ekologi Pemerintahan”. Pada sesi tersebut panita memberikan kesempatan kepada narasumber yaitu penulis buku untuk memaparkan isi bukunya secara global, yang dilanjutkan dengan pembahanan yang disampaikan langsung oleh para pembedah, pada buku ini panitia menghadirkan tiga pembedah diantaranya Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, M.Si (UI), Prof. Dr. Muh Nur Sadik, MPM (LAN RI Jakarta) dan Mudiyati Rahmatunnisa, MA., PhD (UNPAD). Pada Sesi kedua buku “SIM Pemerintahan” tidak jauh berbeda dengan sesi pertama, panitia memberikan kesempatan kepada narasumber untuk memaparkan isi bukunya dan dilanjutkan dengan pemaparan para pembedah diantaranya Dwiyanto, SSTP, M.Si (Pemkab Sragen), Ir. H. Dahyar Daraba, M.Si (Direktur IPDN Sulsel) dan IPDN Sumbar Dr. Drs. H. Ismail Nurdin, M.Si (Direktur IPDN Sumbar melalui video conference) .

Bedah buku ini sangat menarik karena suasanaya sangat interaktif, diskusi yang sangat hangatpun tercipta ketika banyak sekali pertanyaan serta komentar baik dari para pembedah maupun partisipan baik yang hadir secara langsung maupun yang ada diseluruh kampus daerah yang mengikuti kegiatan melalui video conference. Harapan panitia semoga dengan diselenggarakannya acara bedah buku ini dapat meningkatkan minat baca khususnya seluruh civitas akademika IPDN, dan umumnya kepada lingkungan pendidikan dan pemerintahan yang ikut serta berpartisipasi di acara ini, selain itu panitia juga berharap dengan acara ini budaya ilmiah yang subur di bumi IPDN semakin terbentuk nyata.



Intensive Training on E-Journal Management using Open Journal System

posted Sep 1, 2013, 9:21 PM by Welly Sanjaya   [ updated Sep 1, 2013, 9:25 PM ]

Pada hari Selasa Tanggal 27 Agustus 2013, Tim IPDN Jatinangor yang terdiri dari Unit Perpustakaan, Unit Penjaminan Mutu dan Unit TIK IPDN mengikuti pelatihan “Intensive Training on E-Journal Management using Open Journal System”. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Training Division Bulletin journal UNDIP of Chemical Reaction Engineering and Catalysis (BCREC) ini diperuntukkan bagi Pengelola Jurnal atau Pemimpin Redaksi jurnal ilmiah tentang pemanfaatan teknologi informasi untuk manajemen jurnal ilmiah secara efektif. Acara yang diselenggarakan selama tiga hari ini bertempat di ruang pertemuan Hotel Grasia Jl. S. Parman No. 29 Semarang Jawa Tengah.

Open Journal System (OJS) adalah platform pengelolaan jurnal ilmiah secara online yang dikembangkan Public Knowledge Project yang dimulai pada tahun 1998 oleh John Willinsky di Departemen Bahasa dan Pendidikan Literasi, Fakultas Ilmu Pendidikan, UBC. Public Knowledge Project didedikasikan untuk meningkatkan kualitas ilmiah dan masyarakat penelitian . Beroperasi melalui kemitraan antara Simon Fraser University, School of Education di Stanford University , University of British Columbia , University of Pittsburgh , Dewan Ontario Universitas Librariesand Perpustakaan Digital California. OJS memungkinkan pengelola jurnal untuk migrasi dari sistem pengelolaan offline menjadi online. Mulai dari sebuah manuscript dikirim oleh penulis, proses reviewing, tracking, dan sebagainya hingga manuscript tersebut diterima untuk diterbitkan dalam sebuah jurnal, semuanya bisa dilakukan dengan OJS. Oleh karena itu, di samping hemat karena bersifat paperless, penggunaan OJS juga sangat cocok untuk kondisi di Indonesia yang secara geografis sangat luas.

Pada pelatihan “Intensive Training on E-Journal Management using Open Journal System” Peserta dipandu secara intensif tentang cara-cara menggunakan OJS untuk pengelolaan e-journal. Training Manajemen Pengelolaan E-Journal dengan Open Journal System ini dipandu langsung oleh Instruktur-Instruktur yang berpengalaman dalam bidang perjurnalan, e-journal, dan teknologi informasi diantaranya Bapak Dr. Istadi, ST., MT. (Editor-in-Chief, Reviewer, dan Kabid Webmaster UPT Puskom), Dr. Heru Susanto, ST., MT. (Reviewer, International Editorial Board), Eko Didik Widianto, ST., MT. (Manajer Teknologi Informasi UPT Puskom). Panduan-panduan yang diberikan selama training adalah berdasarkan pengalaman-pengalaman Para Instruktur dalam mengoperasikan Open Journal System dan mengacu kepada pengelolaan jurnal internasional pada umumnya dan disesuaikan dengan parameter-parameter yang diperlukan oleh Pengindeks Jurnal Internasional bereputasi (Google Scholar, DOAJ, Scopus, Thomson Reuters).

Semoga dengan  keikutsertaannya Tim IPDN Jatinangor di Pelatihan “Intensive Training on E-Journal Management using Open Journal System” ini dapat menambah masukan ilmu tentang pengelolaan jurnal secara online yang dapat diimplementasikan di IPDN, demi meningkatkan kualitas serta eksistensi IPDN baik ke kancah nasional maupun internasional.




Studium Generale "Gaming Activities in the Library" bersama Kelly Czarneki, Teen Sevices Librarian Public Library of Charlotte and Mecklenburg County, North Carolina USA.

posted Jun 20, 2013, 8:52 PM by Welly Sanjaya

Pada hari Kamis Tanggal 20 Juni 2013, Pustakawan Perpustakaan IPDN Jatinangor mengikuti kuliah umum yang bertajuk “Gaming Activities in The Library”. Bertempat di ruangan Oemi Abdurrahman, Gedung Dekanat Lantai 2 Kampus Fikom UNPAD Jatinangor pustakawan IPDN disambut dengan ramah oleh pihak UNPAD. Acara yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Fikom UNPAD ini bekerja sama dengan Information Resource Center – Embassy of the United States of America, menghadirkan Kelly Czarnecki, Teen Services Librarian di Public Library of Charlotte and Mecklenburg County, North Carolina.

Acara dimulai dengan laporan yang disampaikan oleh Ketua Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan Drs. Wina Erwina, MA dan dilanjutkan dengan pembukaan secara resmi oleh Dekan Departemen Ilmu Komunikasi Prof. H. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. Beliau menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran Kelly Czarnecki ke Fikom UNPAD ditengah kesibukannya untuk memberikan materi kepada Universitas lain di Indonesia, biliau juga berharap dengan terselenggarakannya kuliah umum ini para dosen dan pustakawan di Fikom UNPAD mendapatkan referensi baru mengenai konsep pelayanan perpustakaan kepada pengguna, selain itu beliau juga berharap dapat terciptanya kerjasama antara perpustakaan di Indonesia dengan Public Library of Charlotte and Mecklenburg County, North Carolina.

Setelah sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh  Dekan Departemen Ilmu Komunikasi Prof. H. Deddy Mulyana, M.A., Ph.D. acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Kelly Czarnecki. Untuk diketahui hingga saat ini, Kelly bertugas diberbagai Komite ALA (America Library Accociation) termasuk YALSA sebagai Ketua dan Anggota Dewan ALA. Ia adalah seorang Library Journal Mover&Shaker sejak tahun 2007. Ia juga menulis dan mengedit kolom Gaming Life untuk Perpustakaan Sekolah dari tahun 2006 hingga 2012. Selain itu, ia menerbitkan pula banyak artikel diberbagai majalah profesional. Kelly telah menulis satu buku dan sebuah Manual, yakni “Gaming in Libraries” pada tahun 2010 dan “Digital Storytelling in Practice” pada tahun 2009. Ia juga kerapkali tampil diberbagai konferensi internasional. Hingga saat ini Kelly selalu bekerja dengan melibatkan banyak remaja dan masyarakat dalam mengembangkan ide-ide baru untuk menjelajahi aktivitas permainan di perpustakaan.

Semoga dengan  keikutsertaannya pustakawan IPDN Jatinangor di kuliah umum ini dapat menambah masukan ilmu tentang pengelolaan serta layanan perpustakaan, selain itu dengan mengikuti kegiatan ini pustakawan IPDN Jatinangor dapat meningkatkan eksistensi IPDN baik ke kancah nasional maupun internasional.



Kegiatan Sosialisasi Pemasaran Layanan Dan Informasi Perpustakaan IPDN

posted Jun 3, 2013, 8:21 PM by Welly Sanjaya   [ updated Jun 3, 2013, 8:22 PM ]


Unit Perpustakaan  IPDN Jatinangor telah melaksanakan Kegiatan  “Pemasaran Layanan Dan Informasi Perpustakaan” pada Hari Rabu dan Kamis Tanggal  29 s.d 30 Mei 2013 bertempat di Ruang Baca Lantai II Gedung Perpustakaan IPDN Jatinangor. Acara ini diikuti oleh seluruh Kepala Unit Perpustakaan IPDN kampus kaerah yang meliputi KU Perpustakaan Cilandak Drs. Sukihno, KU Perpustakaan Kuburaya Dr. Frans Dione, M.Si,  KU Perpustakaan Makasar Sudirman, S.Sos, KU Perpustakaan Rokanhilir Dra. Siti Zulaika, M.Si, KU Perpustakaan Bukitinggi Sodari Hani, S.Sos., M.Si, KU Perpustakaan NTB Fanila Kasmita Kusuma, S.STP, KU Perpustakaan Manado Dr.Piet Hein Pusung, S.STP., M.Si dan KU Perpustakaan Papua Vercya Situmorang, S.STP, beserta staf perpustakaan kampus pusat dan daerah, serta para mahasiswa dari UNPAD Jatinangor. Acara dimulai  dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Kepala Unit Perpustakaan IPDN Jatinangor, Dra. Gatiningsih, MT.


Acara pembukaan secara resmi oleh Rektor IPDN Prof. Dr. Drs. H. I Nyoman Sumaryadi, M.Si. Dalam sambutanya Rektor IPDN memberikan apresiasi atas perkembangan perpustakaan yang sudah dicapai serta mengimbau untuk terus meningkatkan diri karena perpustakaan merupakan elemen  penting di perguruan tinggi, yakni salah satu komponen penilaian dalam akreditasi perguruan tinggi. Sebagai pengelola perpustakaan, kita harus berbangga hati karena pengelola perpustakaan memiliki kelebihan antaralain adanya jabatan fungsional pustakawan yang memiliki keistimewaan dalam kenaikan pangkat dan masa pensiun yang lebih lama jika dibandingkan dengan jabatan fungsional umum. Rektor IPDN mengingatkan bahwa untuk perpustakaan fakultas, pasca sarjana dan program doctor perlu adanya koordinasi dengan perpustakaan pusat (Perpustakaan IPDN Jatinangor) dalam hal jumlah koleksi dan klasifikasi  buku, sehingga ada keseragaman dalam mengolah koleksi pustaka serta ada keseragaman dalam memberikan pelayanan kepada pengguna. Setelah pembukaan acara dilanjutkan dengan penobatan penghargaan yang diberikan langsung oleh Rektor IPDN Prof. Dr. Drs. H. I Nyoman Sumaryadi, M.Si kepada Kepala Unit dari perpustakaan IPDN Bukitinggi yang menjadi perpustakaan IPDN daerah dengan input data buku terbanyak dan Perpustakaan IPDN Makasar yang menjadi perpustakaan IPDN daerah dengan sirkulasi terbanyak.

Pada acara ini panitia mengundang narasumber yang akan membahas lebih dalam tentang pelayanan perpustakaan diantaranya Dra. Wina Erwina, MA dari Universitas Padjadjaran yang akan memaparkan tentang “Layanan Prima”, Dr. Dra. Ninis Agustini, M.Lib dari Universitas Padjadjaran terkait Pemasaran Untuk Perpustakaan, Dadi Hariadi, S.Sos, M.Si perwakilan dari EBSCO yang memaparkan tentang Informasi layanan dan praktek e-book EBSCO, Drs. Hardi Suhardi, M.Si perwakilan dari Proquest yang memaparkan tentang Informasi layanan dan praktek e-journal  Proquest dan Eti Sumiati S.Sos dari perpustakaan IPDN Jatinangor yang memaparkan tentang e-Library IPDN. Setelah pemaparan dari para narasumber acara  ditutup oleh Kepala Unit Perpustakaan IPDN Dra. Gatiningsih, MT. Harapannya setelah kegiatan ini para peserta dapat memahami dan terampil dalam mengakses seluruh layanan perpustakaan dan memasarkannya kepada seluruh sivitas akademika baik di kampus pusat maupun daerah.



Kunjungan Dinas IPDN ke Perpustakaan Universitas Diponegoro

posted May 5, 2013, 7:31 PM by Welly Sanjaya

Pada hari Senin, Selasa dan Rabu tanggal 29 April sd. 1 Mei 2013 tim Perpustakaan IPDN melakukan kunjungan ke kampus Universitas Diponegoro Jalan Prof H, Soedarto, SH Tembalang Semarang. Bertempat di ruang rapat SNMPTN UNDIP lantai 2, gedung Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP), gedung Widya Puraya, Tim IPDN diterima oleh pihak UNDIP. Maksud dan tujuan kunjungan IPDN ke UNDIP secara umum adalah untuk mempelajari model pengelolaan repository, digital library, dan juga e-library yang diterapkan di Kampus UNDIP, hal tersebut dikarenakan perpustakaan UNDIP adalah perpustakaan institusi yang sudah mengembangkan digital library melalui library repository, terbukti portal Repository Undip meraih peringkat terbaik kedua di Indonesia dan ranking 25 dunia sebagaimana dilansir di website Webometrics for Repository baru-baru ini.

Benchmarking yang dilaksanakan selama tiga hari ini diikuti oleh berbagai unit kerja IPDN yaitu Perpustakaan, Unit TIK, Penjaminan Mutu, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, kerjasama dan Fakultas. Acara bechmarking ini dibuka langsung oleh bapak Pembantu Rektor UNDIP Prof. Dr.dr. Hertanto Wahyu Subagyo. M.S.Sp.GK, beliau mengatakan bahwa Undip sangat senang dalam menerima kunjungan dan benchmarking dari lembaga manapun termasuk IPDN, Kunjungan ini merupakan ajang untuk saling belajar, jadi bukan hanya IPDN yang belajar pada UNDIP tapi ini juga ajang belajar bagi UNDIP. Beliau juga menyampaikan bahwa lulusan UNDIP dididik untuk menjadi lulusan yang complete yakni komunikator, profesional, leader, educator, thinker dan entrepreneur, jadi untuk itu dibutuhkan Proses seleksi dan Proses Pendidikan yang baik. Selain itu juga Perpustakaan, Penjaminan Mutu, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat harus dijalankan dengan baik, di Kampus UNDIP juga masih menerapkan KKN guna menambah pengalaman mahasiswa.
 
Setelah pembukaan dari Bapak Pembantu Rektor UNDIP, acara dilanjutkan dengan sambutan dari pihak IPDN yang disampaikan oleh Bapak Pembantu Rektor III IPDN Prof. Dr. Murtir Jeddawi, SH, M.Si, beliau mengatakan bahwa benchmarking ini merupakan program dari IPDN guna meningkatkan kualitas IPDN itu sendiri. Beliau menambahkan bahwa IPDN adalah lembaga kedinasan satu-satunya yang dinaungi oleh Kementerian Dalam Negeri,  tentunya IPDN berharap dapat mendidik kader-kader pemerintahan yang memiliki karakter dan paham tentang pemerintahan yang dapat membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, dan demi meningkatkan kualitas IPDN maka benchmarking ini disilenggarakan.


Pelatihan Pengolahan Bahan Pustaka Bagi Tenaga Teknis Perpustakaan IPDN Kampus Pusat dan Daerah

posted Feb 11, 2013, 5:37 AM by Welly Sanjaya   [ updated Feb 11, 2013, 7:08 PM ]

Pada hari Rabu s.d Jum’at tanggal 6 s.d 8 Februari 2013, Perpustakaan IPDN melaksanakan kegiatan pelatihan yang bertajuk “Pengolahan Bahan Pustaka Bagi Tenaga Teknis Perpustakaan IPDN Kampus Pusat dan Kampus Daerah” sebagai tindak lanjut pengembangan  e-library IPDN perlu menyamakan persepsi tentang pengolahan bahan pustaka antara pengelola perpustakaan kampus pusat dan daerah, agar compatible dengan sistem yang telah dibangun. Acara ini diikuti oleh seluruh staf dan Pimpinan Perpustakaan IPDN kampus Jatinangor serta Staf dan Pimpinan Perpustakaan IPDN Kampus Daerah (Cilandak, Bukitinggi, NTB, Manado, Pekanbaru, Makasar, Papua, Kalbar). Yang berbeda dari acara ini adalah kegiatan yang biasanya di selenggarakan di dalam kampus IPDN kali ini panitia menyelenggarakan kegiatan di luar kampus, bertempat di Takasimaya Hotel Lembang harapan panitia seluruh peserta pelatihan bisa mendapatkan suasana baru dan tempat yang lebih kondusif karena baik penyelenggaraan maupun peserta tidak terganggu oleh kegiatan rutinitas serta perbaikan gedung perpustakaan Jatinangor yang masih dalam masa finishing. Pada acara pelatihan ini panitia mengundang narasumber dari Perpustakaan Pusat ITB, Perpustakaan Planologi ITB, Perpustakaan Poltekes Bandung, Bapusipda dan Perpustakaan Nasional. Narasumber mengupas tuntas materi dari inventarisasi sampai input data.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya setelah itu dilanjutkan dengan laporan yang disampaikan oleh Kepala Biro Administrasi Akademik, Perencanaan dan Kerjasama Drs. Arief M. Edie, M.Si. Pembukaan secara resmi oleh Pembantu Rektor I Prof. Dr. H. Wirman Syafri, M.Si yang sekaligus memberikan sambutan, beliau menyampaikan bahwa bagi sebagian orang yang tidak memahami fungsi perpustakaan, mungkin mereka akan menganggap bahwa perpustakaan itu menjemukan. Padahal, perpustakaan memiliki peran penting dalam lingkungan akademik. Perpustakaan IPDN sendiri memiliki peranan strategis bagi para pemustaka yang membutuhkan literatur-literatur. Selain itu, ketika ada akreditasi universitas maka perpustakaan akan menjadi salah satu poin penilaian. Oleh karena itu, perpustakaan harus melakukan pelayanan yang seoptimal mungkin termasuk dalam segi pengolahan bahan pustakanya. Untuk ke depannya staf perpustakaan atau pegawai lain yang berminat untuk menjadi fungsional pustakawan segera mengusulkan untuk menjadi pustakawan karena adanya penghapusan eselonering sesuai dengan UU ASN. Harapannya setelah kegiatan ini, para peserta dapat mengaplikasikan ilmu-ilmu yang didapat dari kegiatan ini sehingga perpustakaan IPDN baik kampus pusat maupun kampus daerah lebih maju.  

Pemaparan materi yang disampaikan oleh Dra. Rd. Lenny Fatimah N, M.Pd dari Institut Teknologi Bandung dengan judul Inventarisasi Bahan Pustaka menjelaskan pada proses dalam pengolahan bahan pustaka dibagi kedalam empat bagian yaitu: inventarisasi (pemeriksaan bahan pustaka, pengelompokkan berdasarkan bidang/judul, pengecapan minimal 3, pencatatan ke buku induk); klasifikasi berdasarkan DDC; katalogisasi; dan shelving (berdasarkan jenis dan sandi pustaka). Inventarisasi merupakan kegiatan pencatatan bahan pustaka yang telah diputuskan menjadi milik perpustakaan. Pencatatan ini penting agar pengelola perpustakaan maupun orang yang berkepentingan dengan perpustakaan mengetahui jumlah koleksi yang dimiliki, rekam jejak dari pengadaan koleksi tersebut, dan agar tertib administrasi. Klasifikasi adalah penggolongan atau pengelompokkan buku berdasarkan subyek atau isi bahan pustaka yang bersangkutan. Dengan dasar ini maka bahan pustaka yang subyeknya sama akan berdekatan atau berada pada rak yang sama apapun bentuk bahan pustaka tersebut. Selanjutnya katalogisasi adalah proses pembuatan daftar pustaka (buku, majalah, CD, film mikro dan sebagainya) milik suatu perpustakaan. Daftar ini berfungsi untuk mencatat koleksi yang dimiliki, membantu proses temu kembali, dan mengembangkan standar-standar bibliografi internasional, dan yang terakhir shelving adalah kegiatan penjajaran koleksi ke dalam rak/tempat koleksi berdasarkan sistem tertentu. Kegiatan ini merupakan langkah terakhir dari proses pengolahan bahan pustaka. Tujuannya agar koleksi dapat ditemukan dengan mudah dan dapat dikenali oleh pengguna/pemustaka atau pustakawan.

Dihari terakhir setelah melakukan jadwal kegiatan pelatihan yang cukup padat, serta telah menguras konsentrasi dan energi para peserta kegiatan, untuk memulihkan kembali semangat peserta dan dalam rangka membangun kekompakan soliditas, solidaritas serta penyeimbangan respon otak kiri dan otak kanan peserta melanjutkan kegiatan refresing ke Pangalengan tepatnya di situ Cileunca untuk melakukan kegiatan team building dan arung jeram. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan media refreshing kepada seluruh peserta pelatihan, karena kecendrungan akan adanya profesionalisme kerja yang semakin menurun merupakan hal yang selama ini tidak bisa dipungkiri  sehingga menyebabkan kejenuhan serta aktivitas  dan produktivitas yang kurang dalam kinerja suatu perpustakaan. program ini adalah salah satu konsep kegiatan yang dipilih sebagai alternative untuk memberikan Energizer / Recharge ( Kekuatan baru) dalam mengembangkan serta memotivasi karyawannya sehingga mendapatkan hasil maximal dalam pencapaian goal achievement atau target apa yang diharapkan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan supplement baru kepada para peserta serta membangun kerjasama dan kebersamaan antar staf perpustakaan demi kemajuan Perpustakaan IPDN baik Pusat maupun Daerah.



Seminar Digitalisasi dan Katalogisasi Laporan Akhir, Skripsi dan Hasil Penelitian Dosen Di Unit Perpustakaan IPDN Jatinangor

posted Feb 11, 2013, 12:34 AM by Welly Sanjaya   [ updated Feb 11, 2013, 7:21 PM ]

Pada hari Selasa s.d Kamis tanggal 29 s.d 31 Januari 2013 bertempat di ruangan Grha Wyata Abdi Praja IPDN, Perpustakaan IPDN melaksanakan kegiatan seminar Digitalisasi dan Katalogisasi LA, Skripsi dan Laporan Penelitian Dosen yang dihadiri oleh Dosen, Pengelola Jurnal dan Staf pengelola perpustakaan. Yang menarik, acara ini juga diikuti oleh beberapa pejabat dan staf perpustakaan kampus daerah yang mengikuti kegiatan ini melalui fasilitas video conference (IPDN Papua, Sulut, Sumbar, Sulsel, NTB, dan Kalbar). Pada acara seminar ini mengundang narasumber dari UGM, ITB dan UNJ. Selain itu, acara ini juga disaksikan langsung oleh Rektor IPDN dari ruangan beliau melalui video conference. Acara dibuka oleh Wakil Rektor IPDN Prof. Dr Sadu Wasistiono, MS didampingi oleh Ka unit Perpustakaan Ibu Dra. Gatiningsih, MT. Beliau menyampaikan bahwa kegiata ini adalah sebagai salah satu upaya mengubah bentuk karya ilmiah menjadi bentuk digital sehingga dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat luas dan sebagai upaya mengurangi plagiarisme. Selain itu, kegiatan ini sebagai alat untuk meningkatkan kejujuran ilmiah dan transparansi karya ilmiah. Harapannya setelah kegiatan ini semua karya tulis yang dibuat oleh sivitas akademika IPDN dapat dengan mudah di akses dan di baca oleh pengguna. hal tersebut perlu dukungan dari fakultas, prodi, lembaga penelitian, pasca sarjana, dan lembaga pengabdian masyarakat serta kampusdaerah.  

Setelah pembukaan dari bapak Wakil Rektor IPDN Prof. Dr Sadu Wasistiono, MS. acara dilanjutkan dengan pemaparan yang disampaikan oleh Dr. Cepi Safrudin Abdul Jabar, dari Universitas Negeri Yogyakarta dengan tema Menakar Artikel Layak Terbit. Pada paparannya beliau menyampaikan bahwa, menulis artikel ilmiah merupakan kewajiban bagi para mahasiswa, dosen, dan akademisi. Kewajiban tu berdasarkan beberapa alasan di antaranya ada kewajiban untuk membuat artikel bagi para mahasiswa sebelum lulus, prasyarat untuk kenaikan pangkat bagi dosen, adanya hibah-hibah dana penelitian yang harus dimanfaatkan, dan untuk meningkatkan gengsi lembaga. Selain menulis artikel ilmiah, para mahasiswa, dosen, dan akademisi juga harus mempublikasikan karya ilmiahnya sebagai upaya berbagi ilmu dan dokumentasi karya ilmiah tersebut. Beberapa parameter karya ilmiah yang bermutu yaitu kualitas dan kredibilitas isi, sistematika dan redaksional, bebas plagiarisme, area distribusi, dan impact factor (seberapa besar karya ilmiah itu dikutip di tulisan lain). Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan mempublikasikan dan mendigitalisasikan karya ilmiah: kesesuaian dengan bidang ilmu, tidak pernah dipublikasikan (tidak ada judul dan isi yang sama), cakupan substansi, dan identitas penulis. Artikel ilmiah harus terhindar dari plagiarisme baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Banyak cara yang dapat digunakan untuk mengecek plagiarisme, salah satu contohnya pengolah karya ilmiah digital dapat mengecek plagiarisme di www.duplichecker.com

Pembahasan selanjutnya disampaikan oleh Bapak Ena Sukmana, S.Sos dari Perpustakaan ITB terkait Digitalisasi Karya Ilmiah. Beliau menyampaikan bahwa IT dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk pelayanan, administrasi, dll untuk menciptakan perpustakaan digital, Untuk mewujudkan perpustakaan digital dapat melalui digitalisasi ataupun mengambil sumber koleksi digital langsung dari penulisnya. Prinsip-prinsip penyelenggaraan perpustakaan digital: saling ketergantungan (memiliki network dengan perpustakaan digital lainnya), kerjasama, dan berbagi. Tujuan dan manfaat perpustakaan digital: media penyimpanan informasi, media distribusi informasi, media promosi, media preservasi, dan penjamin dan penerbit hak cipta. Dalam penyelenggaraan perpustakaan digital perlu diperhatikan kualifikasi staf (mahir komputer dan internet, mahir berbahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) dan deskripsi kerja (layanan teknis: convert file, scanning, editing file, penanaman kode pengaman, upload koleksi digital; layanan  informasi: layanan member dan layanan download). Pemilihan koleksi digital dilakukan dengan kerjasama antara dosen dan staf perpustakaan. Perlu diperhatikan juga mengenai hak cipta (apakah koleksi tersebut diperbolehkan untuk dipublikasikan). Pengelolaan koleksi digital: standar tata nama file, standar kategori dokumen, inisial prodi), Kelebihan digitalisasi: menghemat ruangan, multiple access, multimedia, biaya lebih murah). Video conference acara ini dapat kita lihat dan download rekamannya di alamat: http://livestream.ipdn.ac.id/tcs/#page:recordingList&pageNumber:1&id:FF6DEB3E-B459-42B7-9A05-3DEFF5793577 Acara selesai dan ditutup langsung oleh Kepala Unit Perpustakaan IPDN Dra. Gatiningsih, MT.

Seminar Nasional M-Library di Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh November

posted Dec 3, 2012, 7:38 PM by Welly Sanjaya   [ updated Dec 3, 2012, 7:43 PM ]

Agenda kegiatan perpustakaan ITS dalam rangka Dies Natalis ITS 52 adalah mengadakan seminar nasional dan workshop. Kegiatan ini telah di laksanakan pada hari selasa dan rabu tanggal 13 dan 14 Nopember 2012 bertempat di ruang seminar perpustakaan its lantai 2. Adapun tema seminar yaitu M-Library dan Workshop mengenai pengembangan world class repository. Perlu diketahui yang di maksud M-Library adalah kegiatan perpustakaan yang dapat memberikan informasi dan layanan melalui perangkat smartphone. Dimana telah menjadi tuntutan para pengelola perpustakaan. Hal ini didasarkan pada semakin meningkatnya penggunaan perangkat mobile smartphone seperti Tablet, alat komunikasi portable lainnya dan juga koneksi mobile.  Itulah sebagian yang mendasari akan perlunya kesiapan pustakawan dan perpustakaan terhadap trend ini. Diharapkan akses terhadap koleksi dan layanan perpustakaan bisa lebih baik, cepat dan fleksibel.

Acara Seminar Nasional M-Library & Workshop Pengembangan World Class Repository yang diselenggarakan selasa 13 Nopember 2012, dibuka langsung oleh Rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Tr Yogi  Yuwono, DEA, Rektor ITS dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepuasan layanan perpustakaan kepada pemustaka merupakan harapan seorang pustakawan. Untuk itu seorang pustakawan harus melayani pemustaka dengan layanan prima. Seminar  M-Library, menghadirkan Pembicara Dr. I Ketut Eddy Purnama, ST, MT (Pakar ICT, Peneliti dan Staf Pengajar Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri ITS), dan Nur Hasan, S.S (Pengembang Sofware SPITS & Digital Repository Perpustakaan ITS), seminar & workshop tersebut di ikuti oleh berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur, serta berbagai Instansi Pemerintah dan BUMN.

Nara sumber pertama Dr. I Ketut Eddy Purnama, ST, MT, memaparkan tentang  ”M-Library: Layanan Perpustakaan Tanpa Batas”, bahwa M-Library yang mencakup layanan yang bisa diberikan secara online melalui perangkat mobile. Lebih jauh Dosen Jurusan Teknik Elektro mengemukakan bahwa  Perpustakaan dengan Layanan Online dan pengaruh perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi terutama internet sebagian layanan perpustakaan bisa disediakan secara online. Sedangkan Nara sumber kedua dalam Seminar M-Library menghadirkan pakar software SPITS & digital repository Perpustakaan ITS, Nur Hasan, S.S, beliau memaparkan tentang  ”Pengembangan Institutional Repository Berbasis Mobile untuk meningkatkan Library Services : ITS Mobile Intitutional Repository” . dimana dalam  salah satu konsep dan fungsi penting dari perpustakaan adalah sebagai organisasi penyedia jasa akses informasi bagi komunitasnya. Perpustakaan yang memiliki informasi yang lengkap dan akurat serta dapat diakses secara mudah sangat disukai oleh pemustaka.

Lebih jauh Nur Hasan menyampaikan bahwa ITS Mobile Institutional Repository (ITS-MIR) merupakan suatu sistem yang dibangun untuk memberikan pelayanan akses melalui media perangkat mobile. Ide ini lahir ketika banyak sivitas ITS yang mulai menggunakan perangkat mobile dalam aktifitasnya.

Kegiatan seminar di selingi juga presentasi dari vendor journal dan e-book, serta ada pre launching buku "Layanan Cinta" yang disusun oleh 4 (empat) pustakawan its, yakni Achmad, Mansur, Surono, Edy. Buku ini sudah di cetak dan diterbitkan Sagung Seto. Bagi yang berminat silahkan hubungi perpustakaan its, atau penerbit sagung seto. Buku Layanan Cinta ini mengajak Anda untuk memberikan layanan prima perpustakaan dengan tulus dan ikhlas. Tulus tanpa mengharap imbalan dari pemustaka dan ikhlas hanya mengharap ridhoNya. Karena pada hakekatnya melayani adalah ibadah. Dengan demikian maka aset perpustakaan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemustaka. Untuk itu maka dibutuhkan trilogi pembangunan karakter bagi tenaga perpustakaan yaitu penguasaan hati (heart management), mengontrol pola pikir (mindset control), dan melakukan yang terbaik untuk menjadi yang terbaik (do the best, be the best). Trilogi tersebut seirama dengan falsafah Jawa yang terkenal dengan segitiga emas: cipta, rasa, dan karsa. Pembangunan karakter membutuhkan proses berkepanjangan (everlasting process) karena berkaitan erat dengan suasana hati , lingkungan, informasi dan peristiwa negatif dimana-mana.

Setelah kegiatan seminar ini juga diadakan wisata ke wilayah Sidoarjo yaitu daerah lumpur lapindo , pusat batik, dan kerajinan tas di tanggulangin. Acara ini diadakan dengan maksud untuk refresing setelah mengikuti seminar dan mengenal wilayah sekitar sidoarjo, terutama daerah lumpur lapindo yang sekarang ini lagi terkenal karena tragedi lumpur yang menyembur dari dalam tanah dan membenamkan wilayah beberapa desa di sekitar kejadian tersebut yang kemudian dibuat tanggul yang tinggi agar tidak meluber daerah lain. Daerah ini juga menjadi berita komuditas nasional saat ini.


1-10 of 38